Halloween party ideas 2015

 Ramallah – Infopalestina: Unjuk rasa damai menentang pembangunan tembok rasial Israel kemarin (11/6) tetap berlangsung di desa dan kota-kota di Tepi Barat. Bukan saja diikuti oleh warga Palestina namun juga relawan asing.

Seperti biasa Israel meningkatkan penjagaan dan penghadangan terhadap pengunjuk rasa dengan menggunakan bom gas air mata dan peluru karet. Hal ini terjadi terhadap aksi unjuk rasa di desa Naalen Ramallah. Unjuk rasa yang digelar usai shalat jumat itu dihadang Israel sebelum sampai di tembok Israel. gas air mata dan peluru karet dilepas, sejumlah pengunjuk rasa mengalami sesak nafas dan terluka.
Sementara di sisi tembok lainnya, warga pemukim yahudi meneriakkan yel-yel “matilah orang Arab” “selamat kepada pasukan Israel” untuk mendorong melakukan tindakan represif kepada warga Palestina yang berunjuk rasa.”

Di desa Musharah, pasukan Israel menangkap seorang peserta unjuk rasa bernama Hasan Buraijah, anggota Tim Nasional Perlawanan Tembok dan Pemukiman di Betlehem.

Kekerasan yang sama dilakukan Israel terhadap unjuk rasa anti tembok Israel di desa Wadi Rihal selatan Betlehem, desan Balaen. Mereka dilarang mendekat ke tembok rasial. Di Balaein, seorang wartawan terluka dan lima lainnya ditangkap, kemudian tiga dari lima orang itu dilepaskan kemudian. Sementara lainnya mengalami sesak nafas akibat gas air mata.(bn-bsyr) www.infopalestina.com/voiceofal-islam.

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.