Halloween party ideas 2015

Go Ihsan - Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir telah meresmikan berdirinya Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Kerajaan Arab Saudi di Hotel Al-Sholihiyah, Madinah, pada akhir pekan lalu. Menurut Haedar, pendirian PCIM Arab Saudi merupakan sesuatu yang dinantikan sejak lama. 


Ia mengatakan, pendirian PCIM Arab Saudi memiliki beberapa kaitan penting dan spesial terhadap Muhammadiyah. Salah satunya adalah karena Madinah dan Makkah, berkontribusi dalam perjalanan pemikiran pendiri Muhammadiyah, yakni Ahmad Dahlan. 

"Perjalanan pemikiran pembaruan pendiri Muhammadiyah, yaitu Kiai Dahlan, tidak bisa dilepaskan dari dua kota suci, yakni Makkah dan Madinah," katanya seperti dilansir situs Suara Muhammadiyah, Senin (23/1). 

Seperti diketahui, kata Haedar, setelah berguru kepada beberapa tokoh di Makkah, Kiai Dahlan kemudian pulang ke Tanah Air dan menjadi seorang mujadid. Oleh sebab itu, ia menilai, PCIM Arab Saudi tak hanya sekadar menjadi cabang istimewa. "Namun juga memiliki tempat yang spesifik dalam sejarah kelahiran Muhammaduyah," katanya. 

Ia berharap, kehadiran PCIM Arab Saudi dapat dijadikan sarana mediasi dan komunikasi Muhammadiyah di sana. Termasuk komunikasi dengan pemerintah maupun organisasi-organisasi lain yang ada di sana. (Repbublika)

Go Ihsan - "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS Al Hujurat: 13).


Wujud orang yang tertakwa apabila mengerjakan shalat tepat pada waktunya. Dari Abdullah Bin Ma'sud ra, dia bertanya kepada Rasulullah SAW, "Amal apakah yang sangat dicintai oleh Allah?". Beliau bersabda, "Yaitu shalat pada waktunya (HR Bukhari & Muslim). Hadis dan Alquran tadi memberikan gambaran kepada kita bahwa ciri orang bertakwa apabila mengerjakan shalat. 

Sementara itu, ada beberapa nilai-nilai kehidupan dalam shalat. Pertama, belajar hemat sumber daya air. Gunakan air dengan bijak. Hindarkan perilaku boros pada saat menggunakan air. Takaran air untuk berwudhu berkisar satu liter sampai dengan dua liter (1 mud- 2 mud). Gunakanlah air dengan tidak melebihi ketentuan. Keran air wudhu ditutup setelah selesai berwudhu. Hindarkan perilaku berlebihan dalam bersuci.

Perilaku hemat ini berkaitan dengan perilaku serakah. Terbiasa hemat dalam sumber daya air maka terbiasa pula menghemat uang. Air saat ini harus digunakan secara bijak untuk menghindari kekeringan. Terlebih saat ini air hujan tidak mudah tersimpan dalam tanah. Luasan pohon semakin minim. Air dan pohon sangat berkaitan. Pohon ada maka air juga ada. Selain itu, dengan perilaku hemat maka telah menyimpan air sebagai cadangan saat musim kering.

Kedua, belajar sanitasi dan kebersihan. Kebersihan berkaitan dengan media yang digunakan. Gunakan air yang bersih dan bebas dari kuman. Jaga air agar tidak tercemar dimasuki oleh zat kimia berbahaya. Air yang demikian termasuk air yang tidak baik untuk bersuci, sebab air harus bersih sehingga ibadah sempurna.

Ketiga, shalat termasuk menjembatani rezeki seseorang. Terutama shalat yang dilakukan secara bersamaan. Kesalehan seseorang juga dilihat dari pergaulan dengan orang lain. Bertemu di masjid termasuk bertemu dengan orang yang bertakwa. Jika berteman dengan orang yang bertakwa maka sekaligus menumbuhkan kedekatan secara emosional. Temannya semakin banyak dan jaringannya makin luas.

Sahabat-sahabatnya akhirnya mengenal dirinya dan mengetahui keahlian apa yang dia miliki. Secara bersamaan ladang rezeki tumbuh dari jaringan tadi. Tentu berbeda dengan orang yang jarang shalat berjamaah. Dia tidak akan bertemu dengan orang saleh. Orang lain tidak mengenal dirinya. Keempat, shalat termasuk penangkal sakit.

Gerakan dalam shalat bermanfaat untuk menggerakkan kaki, tangan, dan kepala. Aliran darah menjadi lancar sehingga orang yang rajin shalat pasti lebih sehat. Kalau mau terhindar dari stroke, kerjakanlah shalat dengan baik dan rajin. Sekaligus doa untuk akhirat dikabulkan Allah.

Oleh: Bahagia (Sumber:Repbulika.co.id)

Go Ihsan - Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )

Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Menolong, menggolongkan kita sebagai orang-orang yang senantiasa semangat memperbaiki diri. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Kita bukanlah syaitan yang sepenuhnya berbuat buruk. Kita adalah manusia yang memiliki kemampuan untuk memilih antara kebaikan dan keburukan, sehingga salah satu hal yang kerap kita lakukan setiap hari adalah ketaatan kepada Alloh Swt. Dalam satu hari, banyak praktik ibadah yang kita tunaikan, sholat lima waktu, bahkan ditambahi dengan sholat sunnah rowatibnya. Kemudian, mengucap salam saat masuk dan meninggalkan suatu kumpulan, bersedekah, mengaji, dan ketaatan lainnya.


Saudaraku, apakah disela-sela kita melakukan ketaatan itu ada peluang berbuat lalai atau maksiat? Tentu saja ada, karena syaitan senantiasa mengendap-endap, mencari celah sekecil apapun untuk menggoda kita. Akantetapi, ciri dari orang yang beriman adalah senantiasa ‘memaksa’ dirinya sendiri untuk kuat, tangguh agar konsisten dalam ketaatan. Sekali terpeleset pada kelalaian, ia langsung berdiri dan menguatkan dirinya dengan beristighfar, mendirikan sholat, menenangkan hati dengan membaca Al Quran. Maasyaa Alloh!

Alloh Swt. berfirman, “Apa yang diberikan Rosul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah dan bertaqwalah kepada Alloh. Sesungguhnya Alloh sangat keras hukuman-Nya.” (QS. Al Hasyr [59]: 7)

Ibadah kepada Alloh Swt. sebagaimana dicontohkan Rosululloh Saw. adalah sarana dari Alloh untuk kita. Banyak cara syaitan menjerumuskan kita pada kemaksiatan, akantetapi banyak sarana pula yang Alloh sediakan bagi kita untuk berbuat taat kepada-Nya. Sungguh, berbuat taat itu mudah dan ringan bagi orang yang hatinya sudah terpaut kepada Alloh Swt. Sedangkan berbuat maksiat itu mudah dan ringan bagi orang yang gelap hatinya.


Semoga Alloh Swt. memasukkan kita kepada golongan orang-orang yang berhati halus nan bening sehingga mudah sekali menerima hidayah-Nya dan istiqomah dalam ketaatan kepada-Nya. Aamiin yaa Robbal’aalamiin.[go/smsTauhid]

Go Ihsan -

Pengertian Alkohol

Kata alkohol berasal dari bahasa Arab yaitu kata al-kohl, yang berarti biji-bijian fermentasi, buah-buahan, atau gula yang membentuk minuman memabukkan saat fermentasi. Khamr atau khamrah adalah kata yang digunakan dalam Al Qur’an untuk menunjukkan minuman fermentasi yang meracuni seseorang ketika ia meminumnya. Al-koh terkadang juga diterjemahkan sebagai “anggur.”
Khamr dalam Sejarah Awal Islam

Arab pada masa jahiliyyah (sebelum datangnya Islam) memiliki kehidupan yang keras dan merasa bahwa alkohol adalah cara yang sangat diperlukan untuk mengatasi masalah mereka. Di antara masalah yang mereka miliki:perang antar suku, kebanggaan yang berlebihan dan kompetisi, prostitusi, ketidakamanan, rumah rusak, dan pembunuhan bayi perempuan. Perempuan diperlakukan sebagai budak, dan anak-anak tidak diberi kasih sayang, sedangkan pria diharapkan untuk menjadi tangguh dan kompetitif. Ini semua faktor yang memaksa orang untuk minum

Ayat Al-Qur’an pertama (kronologis) yang menerangkan hal yang berkaitan dengan alkohol terungkap di Mekkah sebelum hijrah. Allah SWT berfirman,

وَمِنْ ثَمَرَاتِ النَّخِيلِ وَالأعْنَابِ تَتَّخِذُونَ مِنْهُ سَكَرًا وَرِزْقًا حَسَنًا إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَعْقِلُونَ

“Dan dari buah kurma dan anggur kamu membuat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik.Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang bijaksana”. (QS. An-Nahl 16 : 67)

Setelah ayat ini, beberapa Muslim mulai bertanya-tanya tentang kebenaran meminum khamr. kemudian Allah menjawab dengan ayat ini,

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi, katakanlah: “Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia; tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya…”. (QS. Al Baqarah 2 : 219)

Kebanyakan Muslim terus minum tetapi beberapa mulai menjauhkan diri atau mengurangi asupan mereka. Muslim tertentu bahkan telah meninggalkan minuman alkohol dengan cara berpuasa
Studi terbaru menunjukkan bahwa minum alkohol dapat menyebabkan kerusakan permanen pada memori dan kemampuan belajar. Penyebutan ketiga tentang alkohol oleh Allah SWT dalam Al Qur’an adalah ayat berikut,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَقْرَبُوا الصَّلاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى حَتَّى تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ

“Hai orang-orang yang beriman janganlah kamu shalat sedangkan kalian dalam keadaan mabuk, sampai kamu dapat mengerti apa yang kamu katakan…”. (QS. An Nisa’ 4 : 43)
Sekarang ada kesulitan besar untuk muslim yang masih meminum alkohol, karena mereka harus mengerjakan shalat 5 waktu dalam sehari, maka kebanyakan dari mereka meminum alkohol jauh sebelum waktu sholat datang sehingga mereka tidak shalat dalam keadaan mabuk

Karena tidak ada obat pada masa itu untuk membantu meringankan rasa sakit, Muslim yang meminum alkohol mulai perlahan-lahan mengurangi asupan mereka. Madu diberikan kepada pecandu alkohol untuk membantu mereka memulihkan vitamin untuk tubuh mereka dan mempermudah proses detoksifikasi. Kedua teknik (penarikan lambat dan madu) membantu dalam mengobati pecandu alkohol.

Selama periode ini  penjual khamr juga mulai mencari mata pencaharian baru. Allah SWT berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأنْصَابُ وَالأزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, berkurban untuk berhala dan mengadu nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan, maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu beruntung”. (QS. Al Maa-idah 5 : 90)

Setelah ayat ini diturunkan, warga Muslim di Madinah segera menumpahkan simpanan anggur mereka ke jalan-jalan; sehingga anggur membanjiri jalan-jalan Madinah. Orang  yang saat itu sedang menikmati segelas anggur, cepat mengosongkan cangkir mereka ke tanah dan meludahkan alkohol dari mulut mereka. Mereka langsung berwudhu untuk mensucikan diri.

Efek berbahaya Alkohol

Alkohol adalah depresan sistem saraf pusat, meskipun dalam jumlah yang lebih kecil mungkin muncul untuk memiliki efek stimulan ringan. Bahan psikoaktif utama dalam minuman beralkohol adalah etil alkohol, dihasilkan melalui fermentasi gula oleh ragi. Minuman beralkohol bervariasi komposisinya, misalnya bir dan soda alkohol (1-9% alkohol) dan anggur (10-15%)

Risiko Intoksikasi

Intoksikasi adalah penyebab paling umum dari masalah yang berhubungan dengan alkohol, yang menyebabkan cedera dan kematian dini. Alkohol juga bertanggung jawab terhadap:
30% dari kecelakaan di jalan
44% dari cedera api
34% jatuh dan tenggelam
16% kasus pelecehan anak
12% dari kasus bunuh diri
10% dari kecelakaan industri

Kematian dan hilangnya produktivitas kerja. Selain itu, alkohol juga berkontribusi dalam perilaku 
kriminal.

Efek jangka panjang

Konsumsi alkohol yang berlebihan jangka panjang dapat mengakibatkan:
Kerusakan jantung
Tekanan darah tinggi dan stroke
Kerusakan hati
Kanker sistem pencernaan
gangguan sistem pencernaan lainnya (misalnya tukak lambung)
Impotensi dan kesuburan berkurang
Meningkatkan resiko kanker payudara
Kesulitan tidur
Kerusakan otak
Masalah konsentrasi

Berhenti Meminum Alkohol

Seseorang yang secara fisik tergantung pada alkohol akan mengalami beberapa gejala ketika mereka berhenti minum atau secara bertahap mengurangi asupan mereka. Gejala biasanya dimulai 6-24 jam setelah minum terakhir, berlangsung selama sekitar 5 hari, gejala tersebut meliputi:
Gemetaran
Mual
Kegelisahan
Depresi
Berkeringat
Sakit kepala
Sulit tidur (dapat berlangsung beberapa minggu)

Setelah kita mengetahui dampak–dampak negatif yang di hasilkan dari alkohol, maka kita sebagai seorang muslim sudah seharusnya kita meningggalkan sesuatu yang tidak bermanfaat dan memberikan dampak negatif bagi dirinya. [Panjimas]

Go Ihsan - Seorang guru muslimah memilih mengundurkan diri dari pekerjaannya di sebuah sekolah di Mumbai pekan lalu. Keputusan ini ia ambil setelah enam bulan mengalami diskriminasi dari pihak sekolah.

“Saya mencoba untuk membuat mereka mengerti tentang burqa dan jilbab, yang merupakan bagian dari keyakinan dan tradisi keagamaan keluarga saya, tapi tidak berhasil dan akhirnya saya harus mengajukan pengunduran diri saya,” ujar Shabina Khan Nazneen, yang mengajar IT di SMA berbasis Inggris, Vivek, kepada Anadolu Agency.

Shabina telah bekerja di sekolah itu selama hampir tiga tahun. Ia mengaku tidak pernah mendapatkan diskriminasi seperti itu, hingga diangkatnya kepala sekolah yang baru.


“Sebelumnya tidak ada masalah. Tapi setelah kepala sekolah bergabung dengan sekolah pada bulan Juni tahun ini, dia terus meminta saya untuk melepas burqa dan jilbab dengan alasan menjaga kesopanan sekolah. Akhirnya pada 5 Desember, saat sesi apel pagi, saat acara lantunan doa dan menyanyikan lagu kebangsaan, dia bersikeras agar saya melepaskan burqa dan jilbab,” imbuhnya.

Pihak sekolah mengaku belum menerima surat pengunduran dirinya. Namun, seperti dikutip dari media lokal, kepala sekolah Vikram Pillai mengatakan pihaknya akan membuat keputusan minggu depan. Sementara itu surat kabar harian Indian Express mengutip bahwa sekolah mengatakan insiden tersebut sebagai sebuah “kesalahpahaman”.

Adil Khatri, dari LSM Jai Ho Foundation di Mumbai, menyatakan ada di pihak Shabina. Kepada Anadolu Agency, pihaknya mengatakan telah menulis kepada menteri pendidikan negara dan sedang menunggu balasan.

“Sekarang, saya pikir pihak sekolah berada di bawah tekanan. Saya berharap tindakan yang tepat akan diambil atas diskriminasi ini,” kata Khatri.

Banyak pihak di India mengkhawatirkan adanya peningkatan diskriminasi semacam ini. Human Rights Watch, pada tahun 2016 mencatat telah terjadi kasus-kasus serius terkait diskriminasi dan intimidasi. Namun, tidak ada yang mengajukan tuntutan kepada pemerintah.

Altaf Qadri, seorang wartawan foto pemenang penghargaan di New Delhi untuk Associated Press, mengatakan kepada Anadolu bahwa dirinya sering menghadapi diskriminasi karena memiliki jenggot.

“Ini sangat memalukan ketika Anda diperlakukan berbeda dari rekan-rekan Anda yang lain. Dalam jangka panjang hal itu mempengaruhi psikologi Anda dan cara pandang Anda,” katanya.

“Sekitar tiga tahun yang lalu, saya pergi menghadiri sebuah acara di markas Angkatan Darat di New Delhi. Saya diperiksa beberapa kali, tidak seperti rekan-rekan wartawan saya. Saya merasa buruk dan akhirnya meninggalkan tempat itu dan tidak jadi mengambil gambar,” tambah Qadri.

M. Reyaz, asisten profesor di Aliah University di Kolkata, mengatakan walaupun tidak ada yang baru dalam diskriminasi berdasarkan identitas tersebut, elemen komunal yang ekstrem menjadi lebih berani sejak partai nasionalis Bharatiya Janata (BJP) yang berasaskan Hindu berkuasa pada tahun 2014.

“Ambil contoh tentara atau polisi yang berjenggot dianggap normal jika dari kalangan Sikh. Tetapi ada kasus di mana umat Islam harus berjuang habis-habisan saat menjalani pengadilan hukum. Bagi wanita, itu menjadi lebih sulit karena di media, jilbab dipandang satu hal yang mencolok. Terlebih bahwa perempuan berjilbab kini memenangkan medali di Olimpiade,” kata Reyaz. (kiblat)

Go Ihsan - Salah satu Spirit Aksi Bela Islam 212 adalah lahirnya Koperasi Syariah 212. Namun sebelum terbentuknya koperasi tersebut, sudah hadir di tengah masyarakat Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri (M212M).

Pada Jum’at (06/01) lalu, di Bogor telah sah diresmikan Koperasi Syariah 212 oleh Ketua GNPF MUI, ustadz Bachtiar Nasir. Oleh karena itu, Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri akhirnya membubarkan diri dan melebur ke dalam Koperasi Syariah 212.

“Pembubaran koperasi (M212M) itu dilakukan dengan pertimbangan matang, demi kemaslahatan umat dan persatuan kebangkitan ekonomi masyarakat,” kata Ketua Umum Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri, Dr. Taufan Budi Setyolaksono dalam situs resmi GNPF MUI, www.belaquran.com.


Koperasi Jasa Muslim 212 Mandiri (M212M), lanjut dia, dinyatakan melebur untuk mempersatukan potensi dan kekuatan dalam Koperasi Syariah 212 di bawah pimpinan Ketua Ust. Dr. H. M. Syafi’i Antonio, M.Ec.

“Untuk seluruh koordinator M212M mulai tingkat Provinsi, Wilayah/Daerah, Kecamatan dan Kelurahan/ Desa seluruh Indonesia termasuk yang berada di Luar Negeri secara otomatis menjadi koordinator ‘Komunitas KS212’ sampai adanya ketetapan lebih lanjut,” ujar Taufan pada Sabtu (07/01).

Ia menerangkan, bahwa seluruh sarana dan prasana berupa sistem dan sumber daya manusia terampil yang telah disiapkan oleh M212M akan didedikasikan kepada gerakan koperasi KS212.

“Selanjutnya seluruh nama WA Group yang sebelumnya memakai M212M akan diubah menjadi ‘Komunitas KS212’, dan seluruh gerakan bisnis/ usaha yang menggunakan label ‘212’ harus tertunduk kepada GNPF MUI sebagai pemilik tunggal merek dan hak cipta ‘212’ mewakili umat Islam demi memimpin persatuan ekonomi umat,” terangnya.

Lebih lanjut, Taufan juga memberikan penjelasan kepada segenap Pengurus KS212 mengenai platform IT M212M. Ia mengatakan bahwa platform tersebut sudah dipersiapkan untuk digunakan oleh seluruh umat Islam Indonesia sebagai sarana pendukung yang sangat penting dalam kebangkitan Islam dalam bidang ekonomi di Indonesia.

“Namun, kami tidak turut bertanggung jawab dalam hal pengumpulan dana umat dalam bentuk apapun yang mengatasnamakan koperasi 212 dan atau kelembagaan apapun yang menggunakan identitas 212,” terangnya.

Taufan menutup dengan pernyataan bahwa pengumpulan dana umat yang mengatasnamakan koperasi 212, tidak ada kaitannya dengan koperasi di bawah kepengurusannya yang telah disatukan dengan Koperasi Syariah 212 di bawah pimpinah Syafii Antonio.(kiblat)
Diberdayakan oleh Blogger.